Saturday, July 4, 2009

Vector Dog Cliparts















Vector Dog Cliparts
106 CDR/EPS | 19 mb

Download...
Mirror

Para perempuan Rembrandt

SANG KEKASIH -- Salah satu lukisan yang diyakini menggambarkan kekasih Rembrandt, Hendrickje Stoffels. Bulan Juli 1654 ia diadili oleh sidang gereja yang sangat keras di dalam moral, yang memutuskan ia bersalah telah hidup bersama dengan Rembrandt tanpa ikatan resmi.

PELUKIS dan modelnya selalu menyimpan cerita menarik. Bayangkan kisah hebat antara Raphael dan La Fornarina, Rubens dan Helene Fourment, atau Manet dan Nina Villard-- untuk menyebut beberapa nama tenar di dalam khasanah seni rupa Eropa. Khalayak seni Indonesia membayangkan kisah menarik tersebut di dalam kehidupan Basoeki Abdullah atau Dullah serta sejumlah besar nama lain.

PARA model ini memainkan bermacam peran di dalam hidup si seniman. Ada yang menjadi obyek nafsu birahi si seniman, tapi ada juga yang menjadi pendorongnya untuk merenung. Ada yang sesungguhnya sekaligus pelindung di dalam profesi pelukis. Ada pula ibu dari si artis --Rembrant atau empu seni Indonesia Affandi berkali-kali melukis ibu mereka.

Beberapa di antara model ini di dalam kehidupan sesungguhnya adalah kekasih dan istri. Dalam kasus Indonesia tercatat kisah memikat antara pelukis Le Mayeur dan Ni Polok atau pelukis Sudjojono dan penyanyi seriosa Rose Pandanwangi. Sebagian di antaranya adalah gundik, ada juga yang memang perempuan penggoda.

Sudah tentu yang sangat menarik adalah dugaan tentang hubungan yang lebih lekat, akrab, atau hangat, daripada cerita datar yang wajar. Apalagi kalau diketahui ada karya-karya lukis yang menampilkan modelnya dalam pose telanjang, yang dengan gampang menyulut gosip bahwa lakon yang mendebarkan telah terjadi di antara mereka. Dugaan itu terkadang berkembang menjadi sangat liar, dan bisa merupakan buah bibir pada masanya di kalangan tertentu.

Hal-hal semacam itulah yang terbayang ketika mengunjungi sebuah pameran karya-karya Rembrandt di Edinburgh, Inggris. Maklumlah, pameran yang berlangsung sepanjang Agustus sampai awal September 2001 ini khusus menampilkan karya-karyanya tentang perempuan.

Judulnya pun memikat, Rembrandt's Women atau Para Perempuan Rembrandt. Daya pikatnya memang tinggi sehingga antrean panjang selalu tampak dari hari ke hari di tempat pamerannya, National Gallery of Scotland, di arah jantung kota kawasan Skotlandia yang berpemandangan indah tersebut. Banyak di antara mereka bersedia menunggu di sana lebih setengah jam sebelum pintu dibuka.

Karya-karya di dalam pameran Rembrandt's Women ini berasal dari sedikitnya 40 museum, galeri, dan koleksi pribadi di seluruh Eropa maupun Amerika. Sebanyak 27 lukisan cat minyak, beserta 48 etsa, dan 44 gambar (drawing), dipajang dengan urutan begitu rupa untuk memudahkan pengunjung mengamati perkembangannya secara kronologis.

Ada sejumlah gambar yang menunjukkan tahap-tahap penelitiannya akan tubuh perempuan, terkadang penuh seperti misalnya Diana at her Bath (1630) untuk menyebut salah satu contoh. Tak jarang ia menampilkannya hanya sebagian seperti dalam A Study of a Woman's Leg (1628). Terkadang ia menampilkan sosok perempuan yang ditonjolkan khusus bagian belakangnya saja, seperti dalam A Study of Female Nude Seen from the Back (1630).

Gambar Diana yang dikerjakan Tahun 1630 itu, diyakini sebagai karya pertama yang menampilkan sosok perempuan telanjang secara utuh. Ini merupakan bagian dari studinya yang ia persiapkan dan kemudian menghasilkan karya etsa. Tahun 1631 ia memang mengerjakan tema tersebut dalam karya etsa dengan judul sama maupun dalam judul A Seated Female Nude.

Dalam kaitan perkembangan keseniannya, tentu juga studinya tentang anatomi, proporsi maupun kelenturan, terus ia lakukan. Demikian juga dengan penggarapan unsur cahaya dan bayangan yang menjadi salah satu cirinya yang paling kuat-- dalam dunia seni rupa ia memang dikenal sebagai empu perihal chiaroscuro tersebut.

Diana yang sepenuhnya telanjang di kamar mandi itu muncul di dalam seni gambar dengan goresan kapur hitam yang diguyur pewarnaan lewat sapuan warna coklat terang. Tampak dari samping kanan tubuhnya dengan kepala menengok ke arah si pelukis, dalam gambar yang berukuran 18,1 cm x 16,4 cm itu.

Dalam karya etsanya yang muncul satu tahun kemudian berukuran 17,8 cm x 15,9 cm, kepiawaian Rembrandt tampak di dalam goresannya yang sangat lembut ketika membuat kesan volume tubuh perempuan yang sama, juga dan terutama pada latarnya. Kelembutan garis yang membentuk berkas-berkas bidang bervolume itu sekaligus memberi kesan tangkapan cahaya. Hal serupa tampil di dalam A Seated Female Nude pada tahun yang sama, di dalam karya etsa berukuran 17,7 cm x 16 cm.

Tokoh Diana di kamar mandinya tersebut mungkin yang kemudian juga muncul di dalam karya cat minyaknya yang ia buat tahun 1636, Susanna. Dalam ukuran bidang gambar 47,2 cm x 38,6 cm sosok perempuan itu muncul lewat tekniknya yang sudah lebih lanjut dengan balutan cahaya lembut. Penampilannya kontras benar dengan latar gelap yang samar memunculkan bentuk taman dan batas bangunan di sekitar.

Rembrant tidak melepaskan tokoh ini, yang kemudian muncul lagi di dalam sebuah lukisan cat minyaknya, Susanna and the Elders (1647). Seperti di dalam karya-karyanya pada masa kematangannya ini, lukisan ini juga menunjukkan keahliannya di dalam pencahayaan sesudah rampung di dalam perkara-perkara rinci anatomi, lipatan kain, maupun pengenalan mendalam berbagai watak benda maupun unsur nyata lainnya.

SIAPAKAH mereka ini, yang berpose telanjang di depan Rembrandt Harmenszoon van Rijn, nama lengkap sang pelukis, untuk ia abadikan di alas kertas atau kanvas-kanvasnya? Para pelacur, seperti telah menjadi anggapan umum para peneliti seni terhadap dunia seni rupa Eropa abad 17?

Banyak yang yakin bahwa seorang kekasihnya, Hendrickje, memang melorotkan pakaiannya untuk diabadikan sang seniman ke atas kanvas, seperti misalnya untuk Bathsheba (1654). Model yang sama diyakini tampil untuk gambarnya berjudul Rembrandt's Studio with a Model (1654), yang memanfaatkan tinta kecoklatan dalam sapuan warna putih.

ISTRI -- Lukisan Rembrandt tahun 1633 yang diyakini menampilan istrinya Saskia van Uylenburgh. Pasangan ini dianugerahi empat anak, tiga diantaranya meninggal dunia di usia dini. Saskia meninggal ketika anak keempat baru berumur satu tahun, dan membuat seorang pengasuh anak, Geertje Dircks, masuk di dalam kehidupan asmara Rembrandt.

Tak ada satu pun peneliti, seperti diungkap oleh Julia Lloyd Williams di dalam katalog pengantar pameran ini, yang menyebut bahwa isterinya Saskia-lah yang menjadi model telanjang di dalam Diana at her Bath tersebut.

Di dalam tulisan-tulisan lepas seperti di koran-koran setempat yang menilik secara sekilas pameran ini, seorang dua pengulas yakin bahwa Rembrandt mengembangkan sikapnya sendiri terhadap modelnya.

Boleh jadi untuk menggambarkan Diana ia "meminjam" pengenalannya yang sangat rinci atas tubuh istrinya Saskia. Sebagai istri dalam perkawinan terhormat, tentu sulit membayangkan ia sengaja berpose telanjang untuk sebuah lukisan yang kelak dipandangi orang banyak.

Beberapa penulis menganggap ia ahli juga di dalam menghasilkan wajah baru rekaannya, hasil dari proses mematut-matut berbagai wajah perempuan yang pernah ia lukis. Kemungkinan seperti inilah yang dibayangkan oleh beberapa peneliti karya-karyanya.

Dengan kata lain, belum tentu tokoh yang hadir di dalam karya-karyanya adalah orang-orang yang nyata sebagai pribadi, tapi pasti mereka berasal dari paduan watak-watak yang ia kenal betul. Selain itu, pengalamannya sangat panjang di dalam memenuhi pesanan melukis potret-- banyak di antaranya perempuan, dan berasal dari kalangan berduit-- ikut memperkaya pengalaman tersebut.

Modalnya mengenal sejumlah besar wajah perempuan itulah tampaknya yang ia gunakan untuk menggambarkan sejumlah adegan dari cerita kitab suci. Untuk ini, ia antara lain dikecam karena dianggap tidak memanfaatkan kecantikan ideal bergaya Venus seperti dilakukan banyak seniman lain di dalam menggambarkan perkara-perkara yang berkait dengan dunia spiritual tersebut. Rembrandt, seperti kata Andries Pels, seorang penyair asal Belanda, justru cenderung memilih kesan buruk atau sosok perempuan petani.

SENIMAN besar kelahiran Leiden 15 Juni 1606, anak kelima dari bersaudara, ini belajar melukis formal selama tiga tahun pada Jacob van Swanenburgh di Leiden, kemudian sekitar enam bulan belajar pada Pieter Lastman di Amsterdam.

Seperti banyak artis lain, Rembrandt juga melukis ibunya, Neeltgen Willemsdr. Beberapa karyanya berupa gambar dan etsa tampil di dalam pameran itu, menyusul di sampingnya lukisan cat minyak dengan tokoh yang sama. Kerutan di wajah sang ibu-- bayangkan juga pencapaian seniman hebat kita Affandi di dalam perkara serupa-- muncul juga ketika ia melukiskan beberapa perempuan tua tahun-tahun kemudian.

Pameran dengan kurasi yang bersungguh-sungguh, lewat penelitian bertahun-tahun seperti ini-- dan organisasi serta dana mencukupi-- mungkin masih impian bagi Indonesia. Namun, semangat dan profesionalismenya mestinya bisa kita acu. (efix)

Kompas
Sabtu, 15/09/01

Kanker di balik pemutih kulit

PARA pasien itu, yang sebagian besar datang dari Indonesia, datang dengan permintaan sama: "tolong sulap kulit saya menjadi lebih putih". Padahal mereka cantik, putih, mulus, tanpa jerawat, bersih dari flek-flek hitam di wajah. Pokoknya berfisik sempurna.

Rasa ganjil seperti itulah yang muncul sewaktu duduk bersama Dokter Lee Chui Tho, seorang dokter spesialis kulit di Mount Elizabeth Hospital Singapura, di ruang praktiknya.

Betulkah dongeng soal "obat ajaib" yang mampu menyulap kulit gelap menjadi putih susu? Jutaan wanita yang demikian terobsesi menjadi "putih" atau "lebih putih" tiba-tiba menemukan katarsis dari mimpi mereka. Tetapi sungguhkah cream atau suntikan itu mampu membuktikan kesaktian mereka? Amankah produk ini bagi kesehatan?

Hydroquinone adalah bahan yang banyak dipakai pada kosmetik pemutih kulit. Bahan ini menghambat pembentukan pigmen melanin yang menyebabkan kulit menjadi gelap. Jadi, kulit seseorang menjadi lebih gelap karena ia memiliki pigmen melanin dalam jumlah yang lebih banyak. Sesungguhnyalah pigmen melanin merupakan pelindung kulit terhadap paparan sinar matahari. Dengan kata lain, semakin banyak jumlah pigmen melanin yang bertengger dalam kulit, semakin terlindunglah kulit tersebut. Maka, seharusnyalah kita mesti bersyukur memiliki kulit yang berwarna cokelat gelap.

Kebanyakan kosmetik pemutih kulit bekerja dengan memaksa terjadinya pengelupasan kulit secara radikal. Akibatnya selama menunggu pertumbuhan sel-sel kulit baru di bawahnya, kulit justru menjadi tidak terlindung dari pengaruh lingkungan, terutama paparan sinar matahari. Celakanya eksposur dari lingkungan, seperti sinar ultraviolet matahari, radikal bebas dari udara dapat merangsang pertumbuhan sel-sel kanker pada kulit.

Sujata Jolly, seorang dokter ahli penyakit kulit dari Inggris dengan gencar melakukan kampanye pelarangan terhadap produk pemutih kulit apa pun. Pada saat kosmetik pemutih mulai dioleskan di kulit, kulit menjadi mulus, kenyal, kerutan kulit serta merta menghilang dari pandangan, dan memang kulit terlihat lebih putih. Efek perbaikan ini cepat sekali timbul. Hanya dalam hitungan belasan hari hasilnya sudah muncul!

Namun hal itu ada efeknya. Paparan sinar matahari akan membuat warna kulit seseorang yang menggunakan kosmetik pemutih ini menjadi lebih gelap. Jika hal ini terjadi, konsumen krim pemutih kulit akan mengoles kosmetik pemutih ini dalam jumlah yang makin banyak. Menurut Dokter Sujata Jolly efek akumulasi ini yang justru sangat berbahaya. Kulit akan rusak, permukaannya akan pecah, menganga, dan memungkinkan bahan kimia dalam kosmetik pemutih ini memasuki aliran darah, ginjal, dan hati. Efek sangat parah yang dapat timbul berupa kebutaan, kerusakan otak, dan kelainan pada ginjal.

Sebuah bahan lainnya yang dijumpai pada hampir seluruh kosmetik pemutih kulit adalah merkuri. Bahan ini memiliki potensi untuk memutihkan kulit, namun ia pun berpotensi menimbulkan kerusakan tak hanya pada pada kulit, tetapi juga pada otak.

Efek lain yang dimiliki oleh kosmetik pemutih kulit adalah suatu efek yang disebut rebound effect, yang berarti bila pemakaian krim pemutih ini dihentikan, kondisi kulit akan kembali seperti semula, bahkan bisa menjadi lebih buruk daripada keadaan asalnya. Biasanya kulit menjadi hitam atau flek-flek, juga merah seperti udang rebus.

Celakanya, kosmetik pemutih kulit merupakan produk yang paling banyak beredar dan diminati konsumen terutama tahun-tahun belakangan ini. Produk yang menjual mimpi pada jutaan wanita ini, bisanya muncul dalam kemasan yang menggunakan label luar negeri, diimpor langsung dari luar negeri, dan membuat konsumen makin berminat, percaya, dan tersesat.

Yang lebih menyedihkan lagi, adalah sasaran produk ini adalah orang-orang kulit berwarna, maka merajalelalah ekspor kosmetik pemutih kulit terutama ke Asia dan Afrika. Di Afrika Selatan, sebuah negara yang memiliki pengawasan yang sangat ketat terhadap pemasaran bahan hydroquinone, dokter-dokter dibuat sangat cemas dengan merajalelanya kosmetik pemutih buatan Inggris secara bebas di supermarket-supermarket tanpa izin.

Keadaannya menjadi lebih memprihatinkan sebab perusahaan yang memproduksi kosmetik pemutih kulit itu membuat pernyataan bahwa kandungan hydroquinone dalam produk mereka tak melampaui angka 2 persen, alias masih berada dalam batas yang diizinkan. Namun hasil tes yang dilakukan oleh pusat peneliti jaminan kualitas dari Universitas Afrika Selatan menunjukkan dua dari produk kosmetik pemutih yang sangat populer, yaitu Amira dan Jaribu memiliki kandungan hydroquinone dua kali lipat dari pada batas yang diizinkan.

Dr Hillary Carman, seorang ahli penyakit kulit Afrika Selatan yang sejak tahun 1992 terlibat dalam kampanye yang mendesak agar dilakukannya kontrol yang lebih ketat terhadap pemakaian hydroquinone, menyebut eksportir-eksportir Inggris sebagai kelompok orang-orang imoral. Menurut Carman kejadian ini merupakan contoh lain dari eksploitasi negara dunia pertama terhadap negara dunia ketiga. Sebagaimana yang terjadi pada wanita-wanita di seluruh dunia, wanita-wanita Afrika membeli mimpi yang penuh kebohongan! Apakah memang demikian fenomena yang terjadi dalam hidup ini?

Sementara orang kulit putih tak henti-hentinya memimpikan kulit mereka menjadi lebih gelap, dengan menyerbu salon-salon yang sanggup mengubah kepucatan kulit mereka menjadi sedikit lebih gelap, pemilik kulit berwarna diserbu, digandrungi mimpi berkulit putih. Nampaknya "menerima" dan mencintai diri sendiri merupakan hal yang sama sekali tidak mudah untuk dikerjakan. Celakanya, hanya hal itulah yang sanggup menghentikan status kita sebagai "korban" produk-produk yang menjual mimpi.

Injil Abu Bakar
seorang dokter, tinggal di Denpasar

Kompas
Minggu, 11/03/01

Tukak lambung dan pengobatannya

PARA ilmuwan percaya bahwa 95 persen dari jumlah penyakit tukak lambung serta tukak usus kecil duodenum, yang termasuk peptic ulcer, disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori (H. pylori). Meskipun demikian cara mendiagnosanya masih merupakan masalah yang serius. Cara tradisional yang masih banyak dilakukan adalah dengan menggunakan metoda endoskopi, yaitu suatu cara yang paling tidak mengenakkan si pasien. Dalam hal itu sebuah selang (tube) didorong masuk ke dalam mulut lalu masuk ke dalam lambung melalui tenggorokan. Selang tersebut digunakan untuk mengambil tenunan permukaan lambung yang dicurigai telah luka atau mendapat tukak.

Para dokter dan terutama para pasiennya akan lebih bahagia bila ada alternatif cara diagnosa yang lebih praktis, lebih cepat, lebih murah, tetapi lebih peka. Barangkali cara diagnosa menggunakan tes darah yang non invasive lebih baik.

Setiap dokter memiliki teori sebelum mencapai penentuan suatu penyakit. Karena itu, jenis tes diagnosa diharapkan sekaligus dapat berfungsi sebagai indikator yang kuat dalam mengonfirmasikan penyakit tersebut. Atau bahkan membantah teori diagnosa yang dilakukan oleh dokter.

Apalagi bakteri H. pylori ternyata mudah melakukan mutasi diri, sehingga ia menjadi semakin resisten terhadap antibiotika. Bila hal itu telah diketahui maka pemberian obat antibiotika yang sama tidak diperlukan lagi.

Berbagai laboratorium diagnostik di dunia memang sedang berlomba dalam mencari dan mendapatkan teknis diagnosis yang praktis dan peka terhadap bakteri H. pylori. Teknik awal yang relatif berhasil dalam mendiagnosa penyakit tersebut adalah menggunakan sejumlah sampel darah pasien sebanyak lima mililiter. Sampel darah tersebut kemudian dites terhadap daya imunitas tubuh yang diciptakan oleh adanya antibodi yang aktif memerangi bakteri H. pylori.

Untunglah kini telah ditemukan teknik diagnosa baru yang hanya memerlukan satu tetes sampel darah pasien saja. Proses diagnosanya hanya memerlukan waktu kurang dari sepuluh menit.

Sebetulnya kriteria terpenting dalam proses pengembangan test kits diagnostic tersebut adalah, mampukah kita menemukan atau mendapatkan suatu antigen yang paling tepat bagi H. pylori. Itulah sejenis protein yang secara spesifik hanya dapat disaksikan oleh bakteri H. pylori, yang secara sensitif mampu merangsang timbulnya imunitas yang diharapkan.

Dengan menggunakan teknik recombinant DNA, para peneliti diharapkan mampu menghasilkan atau mengisolasi beberapa jenis antigen yang berbeda dari bakteri tersebut. Mereka diharap berhasil memproduksinya dalam jumlah yang cukup banyak bagi terlaksananya percobaan penelusuran. Tujuannya untuk mengidentifikasi antigen mana yang paling efektif, yang kelak dapat dimanfaatkan untuk memproduksi tes kits diagnostik bagi penyakit tukak lambung.

Hal itu dianggap sangat penting artinya bukan saja hanya untuk mendiagnosa keberadaan bakteri H. pylori. Jangkauannya lebih luas yaitu diagnosis terhadap kemungkinan kanker lambung. Caranya dengan melakukan identifikasi terhadap protein-protein dalam bakteri yang erat kaitannya dengan kanker lambung. Dari sana akan dapat dihasilkan jenis antigen yang cocok untuk mendiagnosa kanker lambung. Berhasilnya pengembangan test kits diagnostic tersebut, akan sangat memudahkan penanganan dan pengobatan penyakit tukak dan kanker lambung secara dini dan cepat.

Karbohidrat bioaktif dari youghurt

Bakteri asam laktat adalah kelompok bakteri yang baik dan berguna bagi kesehatan tubuh. Bakteri ini pandai memproduksi berbagai jenis karbohidrat bioaktif yang dikenal sebagai exopolysacharida, secara melimpah. Disebut bioaktif karena jenis karbohidrat tersebut berfungsi sebagai substat prebiotik, dan penurun kolesterol serta perangsang kekebalan atau imunitas tubuh.

Di samping itu, seperti namanya, bakteri tersebut mahir dalam memproduksi asam laktat, yang banyak dimanfaatkan sebagai produksi bahan industri atau produk industri pangan. Salah satu produk pangan yang mengandung asam laktat dalam jumlah yang relatif tinggi adalah youghurt, yang terbuat dari susu sapi, hasil proses fermentasi oleh bakteri asam laktat. Dalam produksi youghurt terdapat beberapa puluh juta bakteri per mililiter yang masih hidup. Kini youghurt dapat pula dihasilkan dari susu kedelai yang disebut soyhurt.

Baru-baru ini di Jepang secara komersial telah dapat diproduksi jenis youghurt yang baru, di mana produksi tersebut menggunakan suatu strain baru dari jenis bakteri asam laktat, yang pandai memproduksi karbohidrat bioaktif (oligo sacharida) yang mampu secara efektif melawan dan membunuh bakteri H. pylori, yang erat kaitannya dengan penyakit tukak dan kanker lambung.

Ekstrak Mushroom

Beberapa jenis mushroom memiliki potensi untuk memproduksi senyawa anti-Helicobacter activity. Bakteri H. pyroli berhasil diisolasi dari lambung pasien penderita gastritis kronis oleh Warren dan Marshall di tahun 1983. Mereka mampu memproduksi enzim urase dalam jumlah yang relatif besar.

Ekstrak mushroom telah banyak digunakan dalam pengobatan tradisional Timur bagi penyakit lambung atau sebagai pangan fungsional selama beribu tahun, baik di Korea, Cina dan Jepang, serta di negara Asia lainnya.

Dari hasil screening terhadap berbagai jenis mushroom, ternyata sebagian besar ekstrak mushroom tidak memiliki daya penghambatan terhadap pertumbuhan H. pylori, kecuali ekstrak mushroom jenis G. lucidum, G. esculenta, C. versicolar, A. bisporus var. albidus. Hanya ekstrak dari mushroom S. aspratus dan F. velutipes, yang mampu menghambat keaktifan enzim urase.

Bila hasil ekstraksi difraksinasikan, fraksi eter yang berasal dari mushroom G. lucidum dan A. bisporus var. albidus menunjukkan keaktifan yang terbesar.

Komponen aktif tersebut yang dapat dideteksi oleh kromatografi kolom dari fraksi G. lucidum adalah P3 yang sangat manjur bagi bakteri H. pylori dan MIC 75 efektif bagi penghambatan bakteri H. Pylori maupun enzim urase yang diproduksinya.

FG Winarno
Guru Besar Fak Teknologi Pertanian IPB
Bogor

Kompas
Minggu, 11/03/01

Jangan anggap enteng stres, hadapi dengan sejumlah strategi

CUMA orang yang tak punya perasaan barangkali yang kebal terhadap stres. Pada umumnya manusia pernah mengalami stres, entah yang ringan, stres yang sedang-sedang saja sampai stres berat.

MEREKA yang pernah putus cinta misalnya, tahu persis bagaimana rasanya stres meski sekian waktu kemudian rasa stres itu hilang.

Stres berbeda antara satu orang dengan orang lainnya. Pada contoh di atas misalnya, ada yang cuma mengalaminya seminggu, dua minggu saja, ada yang berkelanjutan sampai berbulan-bulan stresnya tak mau hilang.

Stres disebabkan oleh bermacam situasi. Akumulasi dari pertengkaran kecil yang sehari-hari terjadi bisa jadi lebih membuat stres lebih berat dibanding dengan stres akibat peristiwa kehidupan yang lebih besar. Jelasnya, stres merupakan bentuk interaksi antara Anda dan lingkungan Anda serta tergantung pada pandangan Anda mengenai hal-hal tertentu.

Efek stres

Kendati dalam banyak hal stres bisa reda atau hilang ditelan waktu, adakalanya stres yang berlanjut menggerogoti kesehatan fisik, mental, dan emosi.

"Umumnya keseimbangan mental bertahan, tetapi stres yang destruktif menyebabkan ketidakseimbangan yang membutuhkan tindakan penanggulangan. Akibat stres bisa menimpa fisik, psikologis, serta berhubungan dengan apa-apa yang Anda lakukan, sehingga bisa membuat Anda sulit mengambil keputusan dan bekerja efektif," kata ahli jiwa di Inggris sebagaimana dikutip dari salixed.co(?).

Respons tubuh terhadap stres menyiapkan kita untuk "melawan" atau "terbang". Namun cara hidup modern kita sekarang tak membiarkan kita melakukan keduanya. Jadi tubuh tetap dibiarkan dalam keadaan tegang dan dalam keadaan terjaga.

Manusia secara mengagumkan bisa beradaptasi, kendati demikian reaksi yang berlebihan atau tidak tepat terhadap stres bisa membawa pengaruh pada jantung, pernapasan, dan pencernaan, ketegangan urat, alergi, kecelakaan, serta gangguan mental. Di sisi lain, stres yang konstruktif dapat memberi efek yang baik terhadap kesehatan.

Susahnya, kapan kita tahu atau mengenali jenis stres yang destruktif?

Apalagi stres jenis ini bisa datang dari berbagai aspek kehidupan: pekerjaan, rumah, keluarga, juga aktivitas-aktivitas yang santai sekalipun.

Berbagai kombinasi berikut merupakan tanda-tanda dari kemungkinan terjadinya stres destruktif pada seseorang. Yang pertama adalah catatan fisik. Tangan atau kaki yang dingin, kerongkongan yang kering, detak jantung dan napas yang lebih cepat, mudah berkeringat, adalah sebagian dari tanda-tanda fisik terjadinya stres destruktif.

Tanda-tanda tersebut masih bisa diperpanjang, seperti merasa mau pingsan, sakit punggung, pusing, gemetar, suka menggigit kuku jari, serta otot yang menegang.

Lalu amati apa yang terjadi dengan mental Anda. Apakah sering merasa gelisah, takut, terlalu gembira, khawatir, mudah tersinggung atau merasa tertekan? Semua ini merupakan hal-hal yang menjurus kepada stres destruktif. Masih ada lagi yang harus diwaspadai, yakni perasaan bosan, apatis, bingung, dan pelupa.

Menurut para ahli, stres destruktif juga bisa dikenali melalui perubahan tingkah laku. Antara lain seseorang menjadi mudah marah, menarik diri, cenderung mengalami kecelakaan-kecelakaan kecil, melakukan banyak kesalahan. Lalu terjadi perubahan dalam hal konsentrasi, kebiasaan makan, tidur, dan keinginan berhubungan seksual. Penggunaan obat-obatan, alkohol, menjadi bagian yang biasanya mengarah kepada stres yang destruktif itu tadi.

Jangan biarkan

Beberapa jenis stres memang bisa hilang dengan sendirinya. Meski begitu banyak orang yang mengalami stres berkepanjangan, malah mengakibatkan masalah lanjut berupa depresi. Makanya sebaiknya di tengah suasana hati yang tidak enak itu, usahakan untuk mengatasinya dengan berbagai upaya.

Pikirkan hal-hal apa yang sekiranya bisa merupakan stres Anda. Membuat catatan harian misalnya, bisa jadi membantu mengurangi beban yang sedang Anda alami. Muntahkan perasaan kesal, kecewa, sedih, atau mungkin kebahagiaan, dalam catatan pribadi tersebut.

Masa lalu tidak mungkin bisa kembali. Dalam menyikapi stres ini, coba hargai masa sekarang dan masa yang akan datang dari pada terpaku memikirkan masa lalu. Tidak seorang pun yang sempurna, terimalah diri Anda apa adanya.

Berbagi persoalan membantu memecahkan ketidaksepahaman atau frustrasi. Dengar dan kembangkan kerjasama dengan orang lain. Itu lebih baik dari pada berkompetisi ketika stres sedang Anda alami.

Namun jangan selalu berada di bawah kendali orang lain. Bersikaplah asertif. Artinya, bertindaklah seperti yang Anda inginkan, yang menurut keyakinan Anda baik. Kembangkan keinginan yang lebih tinggi berdasar kemampuan untuk berhadapan dengan situasi tertentu. Ekspektasi yang rendah cenderung membawa kepada prestasi yang rendah pula. Penghargaan diri yang lebih baik seringkali merupakan hasil dari tanggung jawab pribadi yang lebih besar.

Lingkaran teman-teman sekitar Anda sangat besar peranannya membantu mengurangi beban. Mereka paling tidak memberi kesempatan Anda untuk berbicara dan berbagi.

Tertawa, menangis, dan bicara, membantu melepaskan tekanan yang sedang Anda alami. Jangan ragu atau malu terutama untuk menangis karena itu lebih baik dari pada memendamnya.

Buat mereka yang sedang stres, jangan larut sampai melupakan kebutuhan kesehatan. Malah dalam situasi demikian sebaiknya lebih menjaga gizi, istirahat, dan lebih giat melakukan olahraga. Pilih aktivitas olah raga yang Anda sukai. Renang, jalan cepat, dan bersepeda, merupakan jenis olah raga yang sangat dianjurkan buat mereka yang sedang terlanda stres.

Gunakan waktu secara positif untuk mencapai tujuan-tujuan hidup Anda. Upayakan rekreasi yang seimbang atau luangkan waktu untuk diri sendiri dan teman-teman, seimbangkan dengan kerja yang Anda lakukan.

Bayangkan seolah-olah Anda mempunyai dua baterei: satu untuk rumah dan satu lagi untuk pekerjaan. Pikirkan untuk mengganti baterei itu ketika Anda pulang dengan baterei untuk rumah. (ret)

---------------------

Strategi darurat

BERIKUT sejumlah strategi yang berhasil digunakan banyak orang untuk mengurangi stres. Beberapa strategi ini hendaknya digunakan dalam situasi-situasi yang tepat.

Katakan kepada diri Anda sendiri bahwa apa yang sedang Anda rasakan bukanlah krisis kehidupan. Yakinlah bahwa dalam waktu seminggu, sebuIan, atau setahun, situasi yang Anda rasakan akan menjadi memori.

Secara mental, keluarlah dari lingkaran. Tinggalkan persoalan dan orang-orang yang ada dalam lingkaran persoalan. Lihatlah dari jauh dan lihatlah partisipasi Anda di dalam secara keseluruhan.

Jika problem yang sedang Anda hadapi begitu mengkhawatirkan dan Anda tidak mampu bertindak segera, secara mental letakkan problem Anda dalam kotak atau ruangan. Tutup "daun pintu" dan tinggalkan.

Berjanjilah pada diri sendiri bahwa Anda akan kembali dan menyelesaikannya pada kesempatan pertama Anda bisa melakukannya.

Kalau situasinya demikian darurat, cobalah menenangkan diri dengan mengatakan, "tenang, tenang," berulang kali. Lalu pada saat yang bersamaan upayakan untuk meregangkan otot muka, bahu, dan leher.

Hitung sampai 10, lalu mundur dari 10 sampai hitungan satu.

Tarik napas dan katakan, "Damai di dalam." Kemudian buang napas dalam dan bilang, "Problem hilang." Dengan mempraktikkan hal ini mudah-mudahan bisa mengurangi tekanan yang Anda rasakan dalam tempo 20 detik. (ret)

Kompas
Minggu, 11/03/01

Friday, July 3, 2009

Oli Asli versus Oli Palsu

Beberapa waktu lalu sebuah tayangan televisi swasta menyajikan sebuah topik tentang maraknya peredaran oli palsu di Indonesia. Di dalam tayangan tersebut, dijelaskan bahwa sangat susah membedakan antara oli asli dengan oli palsu. Karena disamping oli palsu memakai kemasan bekas oli asli, nomor registernya juga mungkin bisa dipalsukan, dilihat kasat mata 'sukar' untuk dibedakan. Oli palsu hanya bisa diketahui efeknya, setelah dalam jangka waktu pemakaian tertentu menyebabkan kerusakan mesin. Walaupun tidak semua penyebab kerusakan mesin, melulu karena pemakaian oli.

Saya sebagai orang awam soal mesin, secara pribadi, merasa kurang sreg dengan apa yang ditayangkan televisi tersebut. Karena menurut saya, pemberitaan tersebut seyogyanya selain menyampaikan informasi kepada masyarakat untuk berhati-hati, sajikan juga solusi untuk mengantisipasinya, agar bisa dijadikan petunjuk pencerahan bagi masyarakat pemakai oli untuk mengurangi kemungkinan kecolongan. Konotasi tayangan tersebut memberikan kesan (bahkan mungkin 'meracuni') yang sangat dalam kepada pemirsanya bahwa oli palsu sudah sedemikian canggih sehingga tidak ada jalan lain untuk membedakannya dengan yang asli. Jadi jangankan masyarakat, pemerintah pun tidak bisa berbuat apa-apa (seolah-olah), masyarakat apatis, menerima saja keadaan ini.

Pendapat di atas saya peroleh dari hasil perbincangan sesama teman setelah menyaksikan tayangan tersebut. Kesan itu begitu dalam 'merasuki' mereka. Saya katakan: 'Secanggih apapun, yang namanya palsu tetap palsu, berbeda dengan yang asli'. Jadi sekecil apapun perbedaannya pasti ada, tidak mungkin sama. Karena secara logika, kalau memang sama kenapa harus disebut palsu, mengapa pula bisa diberi harga murah? Dan jangan lupa, oli secara kimia pasti tidak memenuhi hukum reaksi kebalikan(?). Tapi mereka tetap apatis.

Hanya masalahnya memang, bagaimana caranya kita bisa membedakan oli palsu dengan oli asli tanpa harus memeriksanya di laboratorium? tanpa harus mengeluarkan biaya sedikitpun!

Melalui blog ini saya mencoba sumbang pendapat sekiranya bisa dijadikan masukan yang berguna bagi siapa saja untuk sekedar bisa waspada agar jangan kecolongan oli palsu, syukur-syukur bisa membedakannya. Caranya gampang, yaitu berguru dengan diri sendiri, dengan pengalaman diri sendiri.

Yakinkan bahwa oli yang kita pakai selama ini tidak ada masalah itu artinya bisa dibilang asli. Pelajari sifat/ciri oli yang biasa kita pakai. Kenali warnanya, baunya dan kekentalannya. Kalau bisa dalam setiap kali pemakaian/ganti oli, simpan sedikit oli di tempat yang cukup terlindung dari polusi, sebagai bahan referensi bagi pemakaian oli berikutnya. Demikian seterusnya setiap kali ganti oli, ganti referensi tentu saja setelah lulus pengecekan. Oli asli pastilah memiliki warna yang khas, tidak terlalu terang juga tidak terlalu gelap, menghasilkan bau yang khas pula yang bukan bau seperti minyak goreng bekas/jelanta, minyak tanah atau bau minyak-minyak yang lain. Begitu juga kekentalannya tidak terlalu kental juga tidak terlalu encer. Memang pembandingannya terlalu kira-kira, itu gunanya sisa oli yang kita simpan. Tapi yang perlu dicatat disini adalah dengan cara ini kita bisa melatih naluri/insting penginderaan kita terhadap oli asli, sebagai bahan pembanding oli palsu. Kalau ada teman yang memakai oli sama atau sejenis dengan kita, tidak ada salahnya saling tukar informasi.

Fungsi oli selain sebagai pelumas, utamanya sebagai peredam suhu atau bisa dibilang sebagai pendingin. Oli berkualitas baik (oli asli pun kualitasnya bisa bervariasi) haruslah mampu menahan panas dalam skala suhu ekstrim tertentu. Untuk menghasilkan suhu ekstrim memang tidak mudah, tapi dengan kompor/gas atau bahkan mungkin sebatang lilin pun bisa digunakan sebagai alat untuk melihat sifat oli saat kita panaskan. Tempatkan oli secukupnya dalam wadah yang akan dipanaskan di atas api sampai suhu kurang lebih 80-100oC atau sampai mendidih. Lihat apa yang terjadi, apakah oli berubah kekentalannya menjadi encer/lebih kental atau bahkan mengeluarkan bau/warna/unsur yang aneh. Lakukan ini pertama kali untuk oli yang kita anggap sebagai oli yang asli. Gunakan informasinya sebagai pembanding sesaat sebelum mengganti oli. Bagaimana perbedaannya? Perlu diketahui gagalnya fungsi pendingin yang disandang oli akan berakibat fatal bagi mesin itu sendiri, bahkan bukan tidak mungkin berakibat pecahnya blok penampung oli. Bisa dibayangkan?

Belilah oli di agen-agen resmi atau paling tidak yang kita percaya. Jika sekali waktu, saat kita membeli oli di toko/bengkel, ada banyak kemasan kosong dibiarkan tidak terpakai, sepertinya tidak berlebihan (maaf bukan tidak percaya tapi waspada) untuk mempertimbangkan jangan beli oli lagi di tempat tersebut. Kok bisa, kenapa? Oli palsu menggunakan kemasan bekas oli asli untuk menutupi kepalsuannya. Produsen oli palsu pasti lebih banyak menerima pasokan kemasan bekasnya dari bengkel/toko. Bisa dibayangkan, kalau bengkel/toko tersebut 'tega' demi meraup untung yang tidak terlalu banyak menjual kemasan bekasnya kepada orang lain yang jelas-jelas akan merugikan orang lain/konsumennya--- yang sangat mungkin produsen oli gelap---- bagaimana bisa dia tidak menerima oli palsu untuk meraup untung yang lebih besar. Siapa tahu?

Usahakan saat oli harus diganti, lakukan sendiri. Maaf, sekali lagi bukan berarti tidak percaya bengkel ganti oli, karena mereka sendiri, secara hampir pasti bisa dikatakan, tidak berani menjamin 100%, oli yang dijualnya pasti asli. Dengan melakukannya sendiri, kita bisa memeriksa terlebih dahulu oli yang kita pakai itu sesuai atau tidak dengan ciri-ciri atau sifat-sifat oli yang selama ini kita ketahu atau kita pakai. Jika ada penyimpangan kita bisa segera menunda dulu penggantian oli, sampai kita tahu pasti masalahnya. Jangan lupa setelah oli habis, rusak kemasannya dengan cara memotong atau melubanginya supaya tidak bisa digunakan lagi. Langkah kecil, tapi paling tidak bisa memutus 1 mata rantai produksi oli palsu.

Ada atau tidak ada oli palsu, setiap pengguna kendaraan bermotor pasti menggunakan oli. Jangan terlalu resah berlebihan dengan yang palsu, yang terpenting, kita tahu apa yang kita mau.

Sekian, semoga bermanfaat, lebih-kurangnya mohon maaf. Barangkali ada teman yang bisa mengoreksi atau bahkan menambahkan informasi ini, terimakasih sekali.

*)Diambil dari beberapa sumber

Pagar, yang terlupakan di disain

PAGAR merupakan bagian bangunan yang sering luput dari sentuhan rancangan. Padahal, pagar merupakan elemen yang pertama terlihat ketika seseorang akan memasuki sebuah tapak menuju rumah.














Sketsa ini merupakan alternatif rancangan pagar pada rumah tinggal ukuran sedang. Alternatif 1 merupakan pagar sedang, dengan ketinggian 90 cm tampilan transparan, terdiri atas jeruji besi berbentuk belah ketupat dengan bingkai pipa besi.

Kolom pagar dari pasangan batu bata ditutup batu tempel. Di bagian bawah dibuat bak bunga untuk melembutkan tampilan. Ketinggian pintu pagar dibuat sama, merupakan pintu ayun dan pintu geser.

Lampu halaman diletakkan di atas kolom pagar. Kolom pada pintu pagar dibuat lebih lebar untuk menguatkan letak ?entrance. Pada kolom ini dapat diletakkan boks surat. Alternatif ini cocok untuk rumah satu lantai dengan halaman yang tak terlalu luas.














Alternatif 2 merupakan pagar tinggi dan masif (tinggi 120 cm) namun tidak menutupi pandangan mata, sehingga tampilan bangunan masih terlihat. Konstruksinya bata-bata dengan lubang-lubang segi empat. Kolom pagar dibuat sedikit lebih tinggi dan ditutup batu tempel. Pada sisi depan tiap kolom dipasang lampu.

Pintu pagar dibuat tinggi dilengkapi atap dan pintu masif dari kayu sehingga menyerupai gerbang. Letak gerbang ini mundur 2 meter sehingga membentuk ceruk untuk berhentinya mobil. Alternatif ini cocok untuk rumah berhalaman luas.














Alternatif 3 merupakan pagar pendek masif, bentuknya menyesuaikan dengan arsitektur mediteranian yang sekarang populer. Tingginya 75 cm, dan badan pagar berbentuk bak bunga dengan sisi belakang lebih tinggi.

Peminimalan kesan masif dilakukan dengan kombinasi panil-panil pipa besi pada kedua sisinya. Kolom pagar dari pasangan bata, dan lampu pagar ditanam pada kolom untuk merangkai kombinasi bentuk yang disatukan dengan pipa besi menghubungkan antarkolom.

Pintu pagar dibuat lebih tinggi, dilengkapi portal lengkung dari pipa besi. Portal ini dapat menjadi tempat rambatan tanaman (bunga) sehingga membentuk gerbang bunga.

Ir Agung Budi Sardjono MT
Jurusan Arsitektur FT Undip

Suara Merdeka
Minggu, 26/01/03

Thursday, July 2, 2009

Vector Cartoon Cliparts



































































Vector Cartoon Cliparts
About 819 EPS | 52 mb

-2 Stupid Dogs
-Asterix and Obelix
-Baby Looney Tunes
-Batman
-Bugs Bunny
-Cando
-Captain Planet
-Courage
-Cow & Chicken
-Dexter's Labolatory
-Donald Duck
-Dragonball Z
-Droopy
-Duck Dogers
-Duffy Duck
-Ed, Edd 'n Eddy
-Foghorn Leghorn
-Goofy
-Grim adventures of Billy and Mandy
-Hong Kong Phooey
-I am weasel
-Jackie Chan Adventures
-Johnny Bravo
-Kids Next Door
-Little Mermaid
-Looney Tunes
-Mickey Mouse
-Peter Pan
-Pink Panther
-Pokemon
-Powerpuff Girls
-Road Runner
-Samurai Jack
-Scooby Doo
-Sylvester
-Tazmanian
-Teletubbies
-The Flinstones
-The Lion King
-The Simpsons
-Tom and Jerry
-Tweety
-Winnie the Pooh
-Xmen
-Yosemite Sam

Download...
Mirror